28 March 2013

Never Give Up

 
Bob Butler kehilangan kakinya karena terkena ranjau di Vietnam tahun 1965. 20 years later, he proove bahwa kepahlawanannya berasal dari hati. Ketika Butler sedang bekerja dirumahnya di Arizona, ia mendengar jeritan seorang wanita dari sebuah rumah di dekatnya. Ia mulai menggulirkan kursi rodanya menuju rumah tersebut, tetapi semak-semak membuatnya tidak bisa masuk. And then he fell from his wheelchair dan mulai merangkak melewati semak-semak tersebut.

"Aku harus kesana", katanya.
"Tidak peduli betapa sakitnya".
Ketika Butler tiba di kolam renang ada seorang gadis 3 tahun, Stephanie Hanes, tercebur ke dalamnya. Ia lahir tanpa lengan dan jatuh ke dalam kolam tersebut. Ibunya berdiri berteriak panik. Butler terjun ke dasar kolam dan membawanya naik. Wajahnya membiru, tidak ada denyut dan tidak bernapas. Butler segera melakukan pernapasan buatan untuk membuatnya bernapas kembali. Sementara itu, Ibu Stephanie menelepon paramedis. Karena tak berdaya, ia menangis dan memeluk bahu Butler. Butler melanjutkan memberikan napas buatan dan dengan tenang meyakinkan si Ibu. "Jangan khawatir, saya sudah menjadi tangannya untuk keluar dari kolam renang. Kini, saya akan menjadi paru-parunya". Beberapa detik kemudian gadis kecil itu batuk-batuk, sadar kembali dan mulai menangis. Sang ibu langsung memeluk anaknya. Sambil berpelukan, Ibu Stephanie bertanya kepada Butler, "Bagaimana Anda tahu kalau anakku akan baik-baik saja??". Butler hanya menjawab,"Saya tidak tahu, akan tetapi ketika kaki saya meledak di Vietnam, saya sendirian. Tidak ada seorangpun disana yang membantu saya, kecuali seorang gadis Vietnam. Ia berjuang menyeret saya ke desanya. Ia berbisik dalam bahasa Inggris yang terpatah-patah, "Tidak apa-apa, Anda dapat hidup lagi. Saya akan menjadi kaki Anda". Kata-kata itulah yang membawa harapan bagi jiwa saya dan saya ingin melakukan hal yang sama untuk Stephanie".

Ada saat-sata ketika kita tidak bisa berdiri sendiri. Ada saat-saat ketika kita membutuhkan seseorang untuk menjadi kaki kita, tangan kita, teman kita. Tetapi ada saatnya juga kita menjadi kaki/tangan bagi orang lain. Pastikan hidup kita bergunan antara satu dengan yang lainnya.

- KITA BISA, KITA PANTAS, KITA MANFAAT -
Be First to Post Comment !
Post a Comment

Tulis komentarmu dengan bahasa yang sopan dan tinggalkan Nama/URL yaa, biar bisa langsung saya BW :)

Custom Post Signature

Custom Post  Signature