11 December 2023

Hobi Menjadi Rejeki



Holaaa..

Aku datang lagi. Kali ini di rubrik #CeritaAsri. Mau nulis tentang hobi yang akhirnya menjadi ladang rejeki. Ini hasil dari dapat idenya pas lagi makan. Udah lama kan yaa rubrik #CeritaAsri nggak tayang di blog ini. Mohon dimaklumi, baru sibuk di toko buku online.

By the way, mungkin udah banyak yang menulis tentang tema ini. Tapi, aku mau nulis menurut kacamataku yaa. Nggak bakalan berat-berat kok bahasannya. Lagi males bahas yang berat-berat. Efek kepala mumet sendiri.

Seberapa banyak disini yang sudah menjadikan hobinya sebagai ladang rejekinya. Mungkin bisa dilihat dari beberapa teman blogger yang memang sudah menjadikan hobinya sebagai ladang rejekinya. Seperti misalnya, travel blogger yang hobinya jalan-jalan, nggak sekedar jalan-jalan aja, mereka juga menjadikan hobinya sebagai ladang rejeki mereka. Mereview tempat wisata yang mereka kunjungi, menarik minat beberapa pihak, dan meminta mereka untuk mereview salah satu tempat di satu daerah, mendapatkan rejeki yang tak terduga sama sekali kan? Atau mungkin beauty blogger. Suka mereview make up, menjadikan mereka mendapatkan rejeki juga lho.

Kemudian ada juga yang suka memasak, menjadikan hobinya sebagai ladang rejekinya juga. Ada banyak sebetulnya hobi yang akhirnya dijadikan profesi sebagai pencarian rejekinya. Kalau kali ini, aku mau bahas tentang hobiku yaa. Gantian. Hehe..

Tentunya yang sudah follow akun IG personalku pasti udah tahu apa aja hobiku. Yup, aku suka banget sama yang namanya membaca buku, makan dan sepatu. Dari ketiga hobiku ini, aku memperoleh rejeki dari buku, alhamdulillah. Bukan berarti rejeki dari blog ini nggak ada yaa. Alhamdulillah masih tetap ada. Terima kasih banyak yang sudah memberikan rejeki untuk blog ini.
  
Dari buku aku mendapat rejeki yang bisa dibilang alhamdulillah, lumayan banyak. Rejeki nggak harus melulu dengan yang namanya uang yaa. Bisa dalam bentuk lain. Nah, hobiku membaca buku aku salurkan dengan menjual buku secara online. Dari situ, aku mendapat kesempatan untuk bisa mengenal teman-teman penulis, teman-teman penerbit, teman-teman editor, teman-teman pembeli, pembaca setia, dan tentu saja mendapat kesempatan untuk membaca novel.

Aku selalu teringat pesan dari Bapakku Kesayanganku, 
 
“Tekuni apa yang menjadi passionmu, In Shaa Allah, jika kamu tekun, rejeki akan terus datang mendekat. Jangan takut dan menyerah. Tetap semangat”. 
 
Duh, bawaannya jadi pingin ngajakkin Bapak makan deh kalau kayak gini. Karena melow udah terlalu biasa. Ahay! Bisa dibilang aku belum lama menjalani hobiku ini, alhamdulillah, sudah bisa berbagi kebahagiaan dengan teman-teman yang lain.

Ibu dan Bapakku selalu berpesan untuk jangan pernah melupakan untuk berbagi sedikit rejeki yang kita miliki dengan sesama. In Shaa Allah, akan makin berlipat. Sedikit pesan dan itu amat sangat mengena banget buat aku.

Dan dari hobiku itu juga aku belajar untuk membangun sebuah website dimana mereka bisa belanja via website, tak hanya belanja via website saja, namun juga bisa melalui WA maupun DM di instagram. Kenapa nggak ditaruh di marketplace aja sih? Ada beberapa buku yang ditaruh di marketplace, tapi, biaya admin untuk penjual sudah amat sangat mencekik leher, belum keuntungan buku itu sendiri tidaklah begitu banyak, apabila yang belanja satu judul buku hanya 5 orang, kemudian katakanlah harga bukunya 100ribu, dikurangi biaya admin marketplace kurang lebih 6,5% kemudian masih dikurangi biaya ongkir, jatuhnya nggak dapat untung nanti, yang ada buntung. Di website itu sendiri teman-teman diberi kemudahan dalam membeli buku juga, dari pembayarannya hingga pemilihan ekspedisinya. Selain itu, sebagai penjual buku, aku juga ingin mengajarkan kepada teman-teman pecinta buku bukan hanya untuk membeli buku atau mendapatkan buku saja, melainkan untuk berbagi juga buku yang sudah kita baca, untuk bisa disebarkan kepada mereka yang memiliki hobi yang sama. Tapi, bagaimana caranya untuk kita bisa belajar berbagi dari apa yang sudah kita baca kepada mereka semua di luar sana. Setidaknya kita juga membantu teman-teman penulis dan penerbit juga kan untuk bisa memperkenalkan karya mereka.

Jadi, setiap kali aku diajak untuk mengadakan giveaway di akun jualan bukuku, aku selalu meminta kepada yang beruntung mendapatkan hadiah di sosmed instagram bukuku, untuk membagi reviewnya entah di sosmed, blog ataupun goodreads. Kenapa? Selain untuk mengajarkan mereka berbagi, juga untuk mengajarkan mereka cara menghargai sebuah pemberian. Dengan apa yang kita lakukan, itu benar-benar membuat orang-orang yang terlibat di buku tersebut senang dan bahagia serta berterima kasih.

Itu sih yang bisa aku lakukan dengan hobiku. Selain itu, aku juga senantiasa membantu teman-teman penulis ataupun penerbit yang sedang mencari rumah ataupun mencari penulis yang ingin menerbitkan atau diterbitkan karyanya, jadi jangan sungkan untuk menghubungi aku yaaa, buat yang lagi mencari rumah untuk karyanya. Semoga apa yang aku lakukan ini memberikan manfaat kebaikan untuk teman-teman semua.

Kalau kamu, apa aja yang udah kamu lakuin dengan hobimu? Adakah manfaat positif yang bisa kamu berikan dari hobimu? Sharing yuk bareng aku, karena sharing is caring.

2 comments on "Hobi Menjadi Rejeki"
  1. Kalau melakukan sesuatu sesuai passion memang menyenangkan. :)

    ReplyDelete
  2. asyik ya kalau hobi bisa menghasilkan, bukan saja materi tp kepuasan batin

    ReplyDelete

Tulis komentarmu dengan bahasa yang sopan dan tinggalkan Nama/URL yaa, biar bisa langsung saya BW :)

Custom Post Signature

Custom Post  Signature