20 September 2016

Merasakan menjadi Guru TK sehari bersama Swastikha Maulidya Mulyana | Ngobrol Bareng





Holaaa..

Sudah tanggal 20, Alhamdulillah yaa. Udah ada yang bayar tagihan listrik, telepon, air belum inii? Biasakan tertib yukk *self reminder*

Nah, kali ini My Scrap Book lagi mau Merasakan menjadi Guru TK sehari bersama  Swastikha Maulidya Mulyana. Penasaran?

Oke, simak yuk, obrolan cantik kita berdua yuk..
  
Hallo, mbak, apa kabarnya nih? Waah, lagi sibuk apa nih sekarang?

Hai. Mbak. Alhamdullilah sehat. Sibuk apa ya? Sibuk persiapan penerimaan siswa baru di sekolah nih.

Ehm, mbak, maaf yaa, ganggu waktunya sebentar. Boleh nanya-nanya kan? Ehm, mbak, kalau boleh tau nih, profesi mbak saat ini apa yaa? Boleh diceritakan sedikit  mengenai profesi mbak saat ini?

Kesibukan saya dari hari Senin-Jumat adalah mengajar di salah satu TK di Surabaya 
  
Pernahkah mbak merasakan kebosanan atau mati gaya saat menjalani profesi mbak yang nggak sedikit itu? Bagaimana cara mbak apabila kemudian tiba-tiba merasakan kebosanan yang teramat sangat?

Kalau ditanya pernah merasa bosan? Pernah dong. Alasannya adalah rutinitas dan pekerjaan dari sekolah yang datang bertubi-tubi. Kadang pengin berhenti. Tapi kalau ingat anak-anak didik semuanya hilang loh.

Kalau boleh tau nih, kan selain mbak berprofesi sebagai karyawan swasta, mbak juga berprofesi sebagai blogger. Gimana sih cara bagi waktunya antara kesibukan mbak sendiri dengan menulis blog?

Ngeblog buat saya itu seperti ‘me time’ jadi kalau suntuk sama kerjaan atau kehidupan sehari-hari ya larinya ke nulis.
Berhubung kerja juga cuman setengah hari. Bisa santai dan punya banyak waktu luang. Nah, saat itulah saya menulis

Apa yang melatar belakangi mbak kemudian membuat blog? Kalau boleh tau, dalam sehari, seminggu, sebulan, bisa posting berapa banyak? Ada tantangan/kesulitan nggak, setiap kali mau memposting tulisan di blog?

Alasan saya buat blog. Ya karena saya suka curhat lewat tulisan ketimbang sama orang. Dulu, masih ada diary. Saya biasa nulis diary. Yang kemudian berkembang sampai akhirnya saya memutuskan untuk ngeblog.

Tulisannya pun masih cupu dan kebanyakan curhat.
Posting di blog sih nggak mesti. Kadang sehari bisa 1 postingan, kadang lebih. *maklum saya masih nulis ngikutin mood. Kesulitannya satu saya suka malas.

Bagaimana pandangan orang-orang di sekitar mbak, di lingkungan pekerjaan mbak dengan profesi mbak sebagai blogger? Apakah mereka mendukung atau malah ada yang mencibir? Apa keuntungan yang mbak dapatkan saat mbak kemudian memilih menjalani profesi sebagai blogger?

Awalnya mereka nggak ngerti apa itu blogger? Pikir mereka saya hanya kebanyakan main hp sama komputer. Sampai saya menunjukkan hasil saya ngeblog. Ortu baru ngerti oh blogger bisa menghasilkan.

Ortu saya termasuk pns-minded. Jadi kalau ngelihat anaknya cuman nganggur di depan komputer pasti sedih. Ya. Mereka belum rela saya jadi blogger sejati. Mencibir? Banyak. Kata merek saya buang-buang waktu hehe

Keuntungan:

Menjalin banyak relasi. Ketemu orang-orang keren di dunia blog
Menjadi lebih percaya diri. Ada nilai yanh dijual ke orang lain.
Dikenal banyak orang. Ada beberapa orang yang sudah mengenal saya sebagai blogger dan itu sebuah penghargaan.

Bisa nginap gratis, dapat duit dan macam-macam.
Tapi yang terpenting adalah sebuah pengalaman. Itu yang saya dapatkan dari ngeblog

Apakah keluarga mbak selama ini mendukung dari sisi pekerjaan tetap mbak dan pekerjaan sampingan mbak sebagai blogger?

Keluarga perlahan mulai mengerti apa itu blogger tapi belum sepenuhnya rela kalau saya jadi full time blogger

Ada tips dan trik nggak dari mbak dalam menuliskan sebuah tema di blog? Atau saat menulis blog?

Tips:
Peka terhadap sekitar. Apa pun bisa jadi bahan tulisan. Tinggal dari sudut mana kita ulas.
Tulislah sesuatu yang kamu dekat dan kamu sukai.

Menurut mbak, blogger di era sekarang ini penting nggak sih?

keberadaan blogger mulai dilirik oleh banyak orang. Jadi.buat saya profesi seorang blogger itu patut untuk dipertimbangkan.  Soalnya media mengambil peranan penting bagi pengembangan informasi. Dan kita blogger turut andil dalam membesarkan media.

Yang terakhir ya. Ada pesan nggak untuk para blogger yang memiliki pekerjaan pokok atau untuk para pemula yang masih baru berkecimpung di dunia perbloggeran?

Nikmati saja prosesnya. Anggap saja menulis itu sebagai senang-senang. Nggak usah mikirin apa itu SEO, PA, DA
*** 
Gimana hasil My Scrap Book ngobrol bareng mbak Swastikha? Asyik kan? Seru banget kan? He.. he.. he.. Jadi, tambah bikin nggak sabar buat segera meluncur ke blognya mbak Swastikha buat baca postingan serunya. My Scrap Book udah lho, kamu?

Makasih banyak, mbak Swastikha, sudah bersedia mengobrol, berbagi ilmu bersama My Scrap Book. Semoga dengan ini bisa menjadikan kita makin akrab dan silaturahmi tidak terputus yaa.. 

Untuk tampilan blog dari Swastikha adalah :


Asyikkk, kelar sudah ngobrol bareng My Scrap Book bersama dengan mbak Swastikha. Don't go anywhere, tetap stay tune yaaa di blog My Scrap Book. Karena ada berbagai artikel menarik disini.

Ngobrol bareng ini menjadi pilihan My Scrap Book untuk ikut meramaikan postingan di blog ini. Dimulai dengan Ngobrol bareng, dan jangan lupa apabila kamu ingin ikutan di rubrik ini, bisa langsung send me an email yaa. Semoga dengan adanya postingan ini bisa menambah pertemanan dan keakraban di antara teman-teman semua.
 ***
Tentang Swastikha :

Berprofesi sebagai Guru Taman Kanak-kanak di Surabaya. Ngeblog dan menulis adalah aktivitasnya yang lain.

Kamu bisa menemukan kesehariannya di Blog | Facebook | Twitter
2 comments on "Merasakan menjadi Guru TK sehari bersama Swastikha Maulidya Mulyana | Ngobrol Bareng"
  1. Makasih mbak sudah mau mengulas tentang saya :)

    ReplyDelete

Tulis komentarmu dengan bahasa yang sopan dan tinggalkan Nama/URL yaa, biar bisa langsung saya BW :)

Custom Post Signature

Custom Post  Signature