08 June 2015

Beda itu Indah, Mirip bukan berarti Plagiat

http://i.mobavatar.com/what-s-on-your-mind/perbedaan-itu-indah.jpg
Diambil dari Mobavatar.com

Holaaa...

Berasa udah lama banget yaa nggak nulis di blog ini. Lagi asyik nulis di blog satunya. Jangan bilang pada kangen yaaa.. *malu-malu*. Gimana dengan weekend kali ini? Adakah cerita seru yang bisa dibagi? Sepertinya sudah lama nggak nulis tentang Travelling yaa.. Apalagi Tips-tips.. Huft.. *terlalu*.. Hehe..

Mau cerita sedikit nih.. Hari itu aku publish review buku yang baru di SINI. Dan ternyata ada yang komentar.. Yeay, I'm happy, ada yang komentar.. Tapi, setelah dibaca, kalimat yang dipilih membuat aku kaget, terhenyak, tercengang, apapun itu istilahnya. Intinya sih, kenapa aku ngga review buku itu menggambarkan apa yang aku rasakan saat membaca buku itu. Agar pembaca mau membeli buku itu. Ow.. Ow.. Makes me hurt? No! Tapi, aku jawab dengan kalimat yang sederhana dan semoga dimengerti. Kalau gayaku mereview buku nggak sama dengan yang lain. Gayaku ya seperti itu. Jangan disamakan dengan yang lain. Mungkin bagi yang lain, gayaku aneh, nggak mencerminkan cara mereview sebuah buku. Tapi, sekali lagi, setiap orang memiliki gaya yang berbeda, jangan disama ratakan. Perbedaan itu indah. So, apakah itu menjadikan sebuah masalah? 



Kapan itu, ada juga yang bilang akan tulisanku yang mirip dengan tulisan seseorang. Rada mengarah ke plagiat sih kalau dilihat dari kata-katanya. Memang sih orang yang menulis artikel tersebut mengirim pesan sama aku. Penjelasan panjang x lebar cuma dibaca aja tanpa ada jawaban. Setelah itu, malah ngajakkin bercanda. So sweet banget deh. But it's oke buatku. Pengalaman pertamaku menulis kemudian ada tuduhan ke arah plagiat. Nggak perlu dijelaskan detail kan ya? Toh, udah nggak ada masalah juga kan ya? Ya, sempat sih bikin moodku buat nulis apapun hilang. Udah hilang hampir beberapa minggu, ditambah lagi, jadi tambah hilang deh moodnya. Cuma 1 sih disini masalahnya. Kenapa dia bisa punya no HPku yaa? Setauku sih aku nggak nyebarin no HP ke siapa-siapa deh. Yang aku sesalkan saat aku tanya siapa yang memberikan no HPku tak dijawab. It's oke, nggak apa-apa buatku. Cuma, kenapa aku jadi merasa nggak ada etika yaa disini. Entah mungkin karena aku dididik untuk selalu bertanya jika mau memberikan sesuatu yang penting, makanya aku bisa bilang nggak ada etika. Seharusnya, yang mempunyai no HPku bisa kan ya nanya dulu ke aku boleh nggak kasih no HP ke yang minta. Baru aku tanya, untuk apa. Kalau aku nggak kasih ijin, seharusnya nggak dikasih kan yaa. Tapi, disini, sepertinya nggak deh. Aku nggak ditanyain apa-apa sama siapa entah yang punya no HPku, still unsolved mystery for me. Nggak ada yang bisa ditanya, dan mungkin juga nggak ada yang mau ngaku saat ditanya.

Ya.. Setiap orang berbeda-beda. Beda itu indah kan yaa? Kalau mempunyai sesuatu hal yang mirip apakah bisa diartikan itu mencontek atau meniru atau plagiat? Buat aku, nggak. Karena kita semua nggak pernah tau ide kita itu seperti apa. Saat ide itu datang, kita tuliskan dan ternyata ada yang sama atau mirip, bukan berarti kita mencontek atau meniru atau plagiat kan? Oke, sedikit sharing dari aku hari ini. Semoga tulisan ini tidak menyinggung banyak pihak. Tidak mengundang kontroversi. No judge yaa..

Have a nice day..
Be First to Post Comment !
Post a Comment

Tulis komentarmu dengan bahasa yang sopan dan tinggalkan Nama/URL yaa, biar bisa langsung saya BW :)

Custom Post Signature

Custom Post  Signature