10 January 2024

Minum Teh sambil Nongkrong bareng Swastikha


Hola, teman-teman

 

Masih masuk musim hujan nih. Tetap jaga kesehatan yaa, jangan sakit, teman-teman. Rubrik Ngobrol Bareng yang pernah bertahun-tahun lamanya tampil di blog ini, sekarang, kembali lagi hadir. Semoga bisa terus hadir yaaa. By the way, kalau ada yang mau aku ajakkin ngobrol di blog ini boleh yaaa, bisa kontak aku via email lhooo. 

 

Teman pertama yang hadir kali adalah, kak Swastikha, mari kita minum teh sambil nongkrong bareng kak Swastikha. Okay, simak yuk, obrolan cantik kami berdua.

 

Halo, kak Swastikha, apa kabar? Gimana, kak, cuaca di tempat tinggal kakak saat ini? Oh ya, by the way, kakak tinggal dimanakah?

 

Alhamdulillah, kabar aku baik. Aku ada di timur Pulau Jawa, mana hayo? Hehe

 

Ehm, kak, sebelumnya maaf yaa, udah ganggu waktu kakak. Boleh yaa nanya-nanya tentang beberapa hal. Ijin yaa, kak. Kakak sudah berapa lamakah menjalani profesi sebagai blogger? Awal mulanya mungkin bisa diceritakan, kak, kenapa akhirnya memilih menjadi blogger?

 

Saya memulai menulis blog sejak tahun 2005 menggunakan blogspot, lalu sempat berganti platform menjadi wordpres.. Alasannya saat hanya sekadar mencari wadah untuk menulis bukan menjadi sebuah profesi. Sampai saya masuk sebuah komunitas portal menulis di ngerumpi.com. Di sana saya bertemu blogger-blogger senior yang keren di jaman itu. Saya menyadari bahwa blogger bisa dijadikan sumber penghasilan jika diseriusi. Tahun 2009, saya memulai untuk membeli domain dan mulai belajar bagaimana menulis artikel yang menarik, bergabung dengan banyak komunitas. Hingga suatu hari saya mendapatkan tawaran pekerjaan dari teman komunitas seharga Rp. 100.000. Itu gaji pertama yang didapat dari ngeblog. Sejak saat itu saya terus berusaha membangun personal branding di blog supaya makin  diikenal, mengejar job-job dengan harga murah demi membangun portofolio.  

 

Saat itu saya juga mengajar menjadi Guru TK, di akhir pekan itulah saat saya menulis postingan di blog. Saya waktu itu punya mimpi untuk bekerja dari rumah, itulah kenapa saya kerja keras untuk membangun blog supaya setiap bulan menghasilkan uang. Sampai suatu hari Dokter menyarankan saya untuk berhenti bekerja karena ada pembengkakan di jantung. Saat itulah saya memutuskan menjadi fulltime blogger. Pekerjaan yang saya sukai dan tidak terlalu memberatkan kondisi fisik saya. 

 

Menurut kakak sendiri, blog ini di jaman sekarang dibandingkan dengan jaman dulu waktu mungkin belum ramai-ramainya orang menulis blog eh ramai juga sih, teman-temanku masih ada yang menulis blog, itu gimana, kak? Dilihat dari peruntungan di dalam pekerjaan, kemudian blog ini sebenarnya masuk nggak sih ke dalam kategori digital marketing, copy writing gitu, kak? Menurut kakak gimana nih dari sudut pandang kakak sebagai blogger juga content creator.

 

Era itu menjadi blogger itu menyenangkan, para senior ramah sekali membagikan ilmunya dan support satu sama lain di postingan teman blogger lainnya. Atmosfir persaingan saat itu tidak terlalu kentara, malah satu sama lain saling merekomendasikan teman dan kita saling kolaborasi untuk bisa tampil di blog orang lain. 

 

Era sekarang, para blogger bersaingnya ketat bahkan sikut-sikutan demi mendapatkan pekerjaan. Sibuk hanya mengejar trafik dan follower di media sosial demi mendapatkan cuan. Padahal untuk menjadi blogger yang profesional juga perlu terus update ilmu blog yang semakin berkembang. 

 

 Dalam digital marketing, seorang blogger itu sering dikenal sebagai content writer. Keahliannya menulis blog seringkali digunakan blogger untuk menulis konten di portal-portal lainnya, bahkan ada yang menjadi seo specialist, pembicara, konten kreator di medsos, dll. Intinya, menjadi blogger bisa membuka peluang untuk meloncat ke pekerjaan lainnya jika ditekuni dengan serius karena blog ibarat sebuah portofolio yang dimiliki. Itulah kenapa penting bagi blogger untuk belajar keahlian lainnya, seperti SEO, fotografi dan sebagainya.

 

Okey, aku mau nanya hal yang sedikit pribadi yaa, kak, boleh dijawab boleh nggak. Bebas aja. Di satu postingan instagram kakak, aku melihat mengenai doa seorang ibu untuk kayak di usia kakak beberapa tahun lalu dan sekarang ini. Menurut kakak sendiri, risih nggak sih, kak, ketika ditanyain, kenapa di usia sekarang belum nikah, nunggu apa lagi sih? Kamu sih terlalu pemilih, bla bla bla. Menurut kakak sendiri, gimana dengan pandangan orang-orang dengan seorang wanita atau perempuan yang di usia 35 tahun ke atas, okey, let say hampir 40 tahun bahkan 40 tahun lebih itu dan belum menikah, itu gimana? Kan ada nih yang bilang, usia cewek itu ada batasnya, mungkin dalam artian hamil dan melahirkan yaaa. Maybe yaa, kak. Menurut kayak gimana nih? 

 

Bagi saya setiap orang itu memiliki timeline tersendiri dalam hidupnya. Ada yang diberi kemudahan untuk menikah di usia muda. Ada yang harus menunda pernikahannya dengan belajar banyak hal terlebih dahulu, supaya nanti saat menikah dia sudah memiliki kepuasan dan siap menjalani perannya menjadi istri. 

 

Risih sih iya? Banyak orang yang kepo kenapa menjelang usia 39 tahun ini saya belum menikah. Buat saya sendiri sebenarnya pengin menikah muda, tapi saya percaya sih rencana Tuhan itu jauh lebih baik. Kita tidak pernah tahu apa dibaliknya.  

 

Mencari pasangan itu memang mudah, tapi mencari bapak untuk anak kita kelak itu nggak mudah. Saya mau ketika anak saya nanti lahir kedua orang tuanya sudah siap, sehingga tidak menurunkan luka-luka pengasuhan pada mereka.  

 

Atau rencana lainnya menikah di usia yang tidak lagi muda mungkin agak sedikit tabu ya, tapi percaya sajalah pada site plan Allah. 

 

Okey, lanjut lagi yaa, kak. Untuk harapan dan keinginan kakak ke depannya apa nih di tahun 2024 ini?  

 

Tahun 2024 ini, saya ingin belajar banyak hal apalagi sekarang eranya video makin berkembang. Saya pengin jadi konten kreator yang mutitalenta. Terlihat dari keramaian dan tetap menjadi diri sendiri. Semoga di 2024, karir dunia konten kreator makin berkembang lagi 

 

Terakhir nih, kak, apa pesan-pesan kayak untuk para teman-teman yang sedang memulai menulis blog atau seperti aku yang kembali menulis blog? 

 

 Buat teman-teman yang sedang merintis blognya, nikmati saja proses panjangnya karena menekuni suatu profesi apapun dibutuhkan sebuah usaha yang tak mudah. Temukan niche yang tepat, konsisten dan terus mengupgrade ilmu. Insha Allah akan maju dan berkembang.

 

Gimana hasil ngobrol bareng kak Swastikha? Asyik kan? Seru banget kan? He.. he.. he.. Jadi, tambah bikin nggak sabar buat segera meluncur ke blognya kak Swastikha buat baca postingan serunya. Aku udah lho, kamu?

Makasih banyak kak Swastikha, udah bersedia aku ajakkin #NgobrolBareng di blog My Scrap Book. Sukses selalu untuk kak Swastikha yaaa. Menunggu tulisan kakak selanjutnya, can’t wait!

 

Untuk kenalan lebih lanjut dengan kak Swastikha, kalian bisa langsung kunjungi blog kak Tikha yaaa

 

PopOfMyStory | Kotakwarna | Swastikha 

2 comments on "Minum Teh sambil Nongkrong bareng Swastikha"
  1. Asyik banget ada diskusi gini ya, aku jadi ngebayangin podcast tertulis.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ikutan serunya live IG bareng aku aja, kak, di IG TBO aku hehe

      Delete

Tulis komentarmu dengan bahasa yang sopan dan tinggalkan Nama/URL yaa, biar bisa langsung saya BW :)

Custom Post Signature

Custom Post  Signature