22 March 2016

Bertemu Gadis Deadline Daneeollie | Ngobrol Bareng

 



Holaa..


Jumpa lagi di hari Selasa. Tau nggak, kawan My Scrap Book, judul 'Ngopi tanpa Sianida bareng Louis Aluna' benar-benar banyak yang neglirik, nggak tau juga kok bisa banyak yang ngelirik.

Oke, menjelang long weekend, udah ada rencanakah kawan-kawan semua? Belum? Udah? Jangan lupa yaa, selalu jaga kesehatan. Cuaca lagi kurang bagus nih, sekarang ini. Nah, kali ini My Scrap Book kedatangan Perdani Budiarti atau akrab disapa Dani. Ada yang sudah mengenal Dani? Belum? Waa.. kalau begitu, tak kenal maka tak sayang. Buat yang belum kenal, semoga dengan ngobrol bareng ini bisa sedikit mengenal Dani yaa. 

Oke, simak yuk acara Ngobrol Bareng Dani..





Hallo, mbak Dani, apa kabarnya? Waaahhh, lagi sibuk apa nih sekarang, mbak?

Halo, Asri. Alhamdulillah, kabar baik. Sedang sibuk dengan...kerjaan kantor #sigh

Ehm, mbak Dani, maaf yaa, ganggu waktunya sebentar. Boleh nanya-nanya kan, mbak? Ehm, mbak Dani, kalau boleh tau nih, profesi mbak Dani saat ini apa yaa? Boleh diceritakan sedikit, mbak, mengenai profesi mbak Dani saat ini?

Tentu saja boleh, boleh gangguin dan nanya2, kok. Profesiku saat ini adalah sebagai regional civil servant alias PNSD. Kalau dengar kata PNS, yang terbayang di benak Asri apa hayo? Birokrat rumit dan banyak waktu santai daripada para pegawai swasta? 

Well, mungkin stereotipe banyak PNS masih seperti itu dan ini kuakui mmg masih ad yg seperti itu. Tapi pada kenyataannya tidak berlaku di kantorku. Errr, lebih terutama di bagianku sih. Proses perencanaan kan berlangsung dari awal tahun sampai akhir tahun, termasuk evaluasi, dan monitoringnya juga. Kalau dituruti kerjaannya nggak habis-habis. Untung teman-teman satu bagian-ku kooperatif semua, jadinya kerjaan dibawa enjoy saja deh, walaupun tetap berharap ritme kerjanya bisa senormal kantor lain, hiks.. hiks.. hiks..

Kalau boleh tau nih, mbak, kan selain mbak berprofesi sebagai PNS, mbak juga berprofesi sebagai blogger buku. Gimana sih cara bagi waktunya antara kesibukan mbak dengan menulis blog?

Well, aku menjadi blogger sebenarnya karena kecanduan internet! Tidak dipungkiri aku ini tipe yang tahan lama duduk di depan layar komputer dan hobi menghabiskan waktu berjam-jam di warnet sejak zaman aku kuliah dulu. Jadi sambil mencari bahan kuliah, aku iseng dong browsing kemana-mana. Bahkan sering banget pulang ke rumah tengah malam karena asyik nongkrong di warnet dekat rumah #tutupmuka

Nah, berawal dari hobi maen internet itu, aku kenal dengan namanya blogspot, multiply, dan wordpress, dimana aku bisa nulis apapun yang aku mau. Dan tanpa sadar aku nyebar horcrux di banyak akun free blog dan sosmed lainnya.

Dulu aku aktif ngeblog cuma tiap ke warnet, tapi sekarang niatnya tiap hari bisa bikin post di blog setelah akses internet segampang kirim sms. Tapi kenyataannya tidak seperti itu. Seringnya aku sudah kehabisan energi setiap pulng kantor, bawaannya tepar mulu sampai rumah dan berulang setiap hari, hiks.. hiks..

Jadi ngatur ritme ngeblognya? Belum bisa diatur, Asriii *nangis di pojokan*. Ya, so far sesempatnya saja sih, jadi jangan kaget kalau ada satu waktu aku aktif ngeblog, tapi tidak lama blognya penuh sarang laba2 saking garingnya *ngumpet di pojokan*

Apa yang melatar belakangi mbak Dani kemudian membuat blog khusus untuk buku? Kalau boleh tau, dalam sehari, seminggu, sebulan, bisa posting berapa banyak, mbak? Ada tantangan/kesulitan nggak, mbak, setiap kali mau memposting tulisan di blog?

Latar belakang bikin blog buku itu ya gara2 kepo dengan Secret Santa yg diadakan Blogger Buku Indonesia (BBI). Kok asyik bgt eventnya pake main riddle segala. Akhirnya di awal 2012 aku membuat blog buku dan mencoba mendaftar jadi member, diterima, dan sampai sekarang memnjaid member mood2an di BBI #dikeplak

As I said on the previous answers, aku nge-blog-nya mood2-an so I called myself moody bookworm and reviewer. Jadi tidak bisa diperkirakan seberapa banyak post yang bisa aku buat setiap harinya. Kalau lagi luang, terutama di akhir minggu, setidaknya 2-3 post bisa aku buat dalam sehari. Kalau tidak, bisa dipastikan buku dan blog-ku dianggurin berbulan2 *pukpuk blog*

Kesulitan/tantangannya jelas ada: komitmen dan konsistensi membaca buku dan nge-blog dengan ritme yang teratur, serta mencari ide post non review buku yang menarik untuk dibuat #sigh

Bagaimana pandangan orang-orang di sekitar mbak Dani, di lingkungan pekerjaan mbak Dani dengan profesi mbak sebagai blogger? Apakah mereka mendukung atau malah ada yang mencibir? Apa saja keuntungan yang mbak dapatkan selama menjadi blogger?

Orang-orang di sekitarku sih sepertinya tidak terlalu terganggu dengan kegiatanku nge-blog ya. Karena memang aku nge-blog karena hobi saja, belum sampai aku jadikan profesi. Beberapa teman dekat kadang merasa envy dengan jaringan pertemanan yang terjalin karena bergabung di BBI. Memperluas jaringan pertemanan ini tentu saja adalah keuntungan menjadi blogger. Dengan banyak teman begini sudah 2x aku mendapat tumpangan tempat menginap dari beberapa orang member BBI saat ikut IRF di Jakarta.

Di awal nge-blog pun aku cukup sering menang kuis atau GA, hal ini tentu saja menjadi salah satu keuntungan karena bisa menambah koleksi bukuku, he.. he.. he.. 

Apakah keluarga mbak selama ini mendukung dari sisi pekerjaan pokok mbak dan pekerjaan sampingan mbak sebagai blogger?

Kalu untuk pekerjaan pokok tentu saja keluarga mendukungku dalam bekerja sbg PNS. Walau masih dengan ritme kerja yang kata Mami ngalah2i pekerja pabrik karena tidak jarang harus pulang tengah malam atau bahkan pulang pagi, hiks.. hiks..

So far sih tidak ada komentar soal aku menjadi blogger karena tidak sampai mengganggu kehidupan nyataku. Paling diomeli Mami karena ngendon terus main komputer di dalam kamar, ha.. ha.. Dan karena pada dasarnya keluargaku suka baca buku jadi tidak jarang buku yang aku beli sebagai materi review blog buku malah dibaca duluan sama Babeh dan adekku. Mami-ku pun sekarang jadi dihapali kurir JNE yang suka nganter paketan buku/barang pesenanku dari olshop^^.

Menurut mbak Dani sendiri, blogger di era sekarang ini penting nggak sih, mbak?

Di era digital dan generasi eksis seperti sekarang ini, sepertinya hampir semua orang setidaknya mempunyai satu blog yang menjadi tempatnya curhat soal kehidupan pribadi ataupun hobinya. Tidak jarang diadakan pula kuis-kuis yang menuntut para pesertanya untuk menuliskan artikel di satu blog untuk meng-endorse suatu produk atau review buku dan film. Endorse dan review-review produk, buku, dan film bisa ikut mempengaruhi para pengguna sosmed untuk turut membeli, membaca buku, atau menonton film yang sama. 

Hal ini tentu saja bermanfaat bagi produsen, penerbit, dan movie maker karena menaikkan demand di pasaran. Begitu pula sebaliknya jika reviewnya negatif, tentu saja produsen produk akan merugi. 

So, menurutku the power of blogger sangat penting di era ini ya.

Yang terakhir ya, mbak. Ada pesan nggak untuk para blogger yang memiliki pekerjaan pokok atau untuk para pemula yang masih baru berkecimpung di dunia perbloggeran?

Wah, sebagai moody blogger sbenarnya aku merasa sungkan untuk memberi pesan2 nih *tutupmuka*. Tapi intinya untuk sukses menjadi blogger itu butuh komitmen & konsistensi total untuk mengolah isi/konten blognya agar selalu menarik dibaca para pengunjung. Kerjasama dengan produsen atau penerbit buku bisa saling menguntungkan loh. Dan tentu saja sering2 membuat GA yang selain meningkatkan traffic blog juga menjadi ajang bagi-bagi kebahagiaan dengan para pengunjung blog.


*** 
Gimana hasil My Scrap Book ngobrol bareng Dani? Asyik kan? Seru banget kan? Jadi, tambah bikin nggak sabar buat segera meluncur ke blognya Dani buat baca postingan serunya. My Scrap Book udah lho, kamu?


Makasih banyak, mbak Dani, sudah bersedia meluangkan waktunya untuk ngobrol bareng di rumah My Scrap Book. Semoga dengan ini bisa menjadikan kita makin akrab dan silaturahmi tidak terputus yaa..
  
Untuk tampilan blog dari Dani adalah :
 
Fiuh, asyikkk, kelar sudah ngobrol bareng My Scrap Book bersama dengan Dani. Don't go anywhere, tetap stay tune yaaa di blog My Scrap Book.


Ngobrol bareng ini menjadi pilihan My Scrap Book untuk ikut meramaikan postingan di blog ini. Dimulai dengan Ngobrol bareng, dan jangan lupa baca Guest Post yang sudah bisa mulai kamu baca juga di blog ini. Semoga dengan adanya postingan ini bisa menambah pertemanan dan keakraban di antara teman-teman semua.
 ***
https://d.gr-assets.com/users/1375861825p8/2926560.jpg
Jangan anggap ini mbak Dani yaa
Tentang Dani : 

Seorang gadis asal Solo yang hobinya menonton film dan pecinta buku. Moody bookworm and reviewer forever. Kamu bisa menemukan kesehariannya di Twitter | Goodreads | Blog 
5 comments on "Bertemu Gadis Deadline Daneeollie | Ngobrol Bareng"
  1. Gw paling galau kalo disuruh review buku, suka binggung mau nulis apa

    ReplyDelete
  2. Keceee..sudah sibuk, masih bisa atur waktu jadi blogger buku :)

    ReplyDelete
  3. Keren amat dah sibuk masih ngeblog pula. Mantaap. Tfs mak asri :D

    ReplyDelete
  4. Halo Asri salam kenal aku tadi baca profilmu di blog Mba Erlina Ayu, skearnag mau ke blog Mba Dani ahhh :D

    ReplyDelete
  5. Selalu kagum sama penulis-penulis yang ppunya kesibukan tetap lainnya. Hihi. ditunggu ngobrol bareng selanjutnya Maaaak

    ReplyDelete

Tulis komentarmu dengan bahasa yang sopan dan tinggalkan Nama/URL yaa, biar bisa langsung saya BW :)

Custom Post Signature

Custom Post  Signature